The Strand

The Strand

Hotel Class: 5 out of 5 stars5 Stars - 100 Opinions

92 Strand Rd., Yangon (Rangoon), Myanmar

  • Map
    This Hotel
  • Hotel
    Photos
  • Hotel
    Amenities

Check Rates and Availability


View deals from our list of partners

Opens one window for each offer. Please disable pop-up blockers.

 

96%

of people enjoy staying here

4.5 our of 5 stars 100 Opinions

Excellent
 
67
Very Good
 
22
Average
 
7
Poor
 
4
Terrible
 
0

More about The Strand

Hotels in Myanmar

by zin about Introducing

In this page, I will give some infos attanched the pictures I had taken.
Firstly, it is the Strand Hotel (*****)
I got this photos during my technical visit to this Hotel.
The basic Superior room is 450 USD per night and it is 55 sq.km. The Suite will be 3 times bigger and priced about 1000 USD. But during April to Febuary, you can get special rate as it is not peak season. Originally built in 1901 by the famed Sarkies Brothers, The Strand Hotel Yangon, stands for all that were wondrous and opulent in a bygone era. Restored to its former glory, the Victorian-styled Strand combines the charms of the 1920s and 1930s with lavish modern-day amenities. Located in the heart of the city, The Strand continues a legacy with its impeccable service, state-of-the-art facilities and choice location. The hotel's 32 beautifully appointed suites are the essence of timeless elegance, and boast high ceilings; teakwood floors, spacious bedrooms and luxurious bathrooms.

The Strand Cafe, with its large windows, stylish chandeliers and rattan furnishings exudes an intimate dining atmosphere. Furthermore, The Strand Grill - Yangon's finest dining venue offers an exquisite menu of the chef's culinary creations. The Strand Bar exudes an amiable and inviting atmosphere, offering a full range of cocktails and mixers. Excellent business and recreation facilities are also offered.

(Ref; http://www.accomline.com)

Oldest Hotel in Myanmar

by gabriellefox about The Strand - Yangon

Went to the Strand Cafe for afternoon tea, another spectacular venue. The Strand was built in 1901 and is the oldest hotel in Myanmar, though it was completely renovated in 1993. The three storey hotel has 32 suites which are serviced by a team of efficient and helpful butlers. The rooms are spacious and tastefully decorated with local art and antiques, and filled with the smell of fresh flowers. Even if you are not staying here, The Strand Cafe is a good place to stop for afternoon tea.

>> burmese culinary tips <<

by ukirsari

sorry for unconvenience, this travelogue is written in bahasa indonesia since dedicated for friends in thorn tree forum who's join thread of bahasa indonesia. with my mother tongue, i do hope this travelogue can be enjoyed more by them :)

selamat membaca ya teman-teman dari thorn tree forum, branch: language, thread bahasa indonesia dan melayu. silakan mouthwatering melihat foto-fotonya ;) terima kasih banyak!

catatan: tulisan dan foto-foto di halaman ini sudah diterbitkan di chic women magazine indonesia, by manggalani rr ukirsari, terbit 03 oktober 2006. salam ~ukirsari~

"strand sling at strand hotel yangon"

Strand Sling –namanya mengingatkan saya pada Singapore Sling yang sudah mendunia. Bahan dasarnya juga punya kemiripan, pakai grenadine syrup. Di Strand Hotel, harga per gelas Strand Sling USD5 termasuk tax.
Sementara Strand Hotel sendiri, merupakan hotel tertua sekaligus paling tenar di Yangon, ibukota Myanmar. Reputasinya setara Raffles Hotel Singapura dan Royal d’Angkor di Siem Reap, Kamboja [dan keduanya punya minuman khas juga yaitu Singapore Sling. Diawali di Raffles Hotel, di tahun-tahun berikutnya Royal d'Angkor punya sajian sama]. Strand Hotel merupakan tempat menginap Mick Jagger saat ia berkunjung ke Yangon. Room rate nya untuk superior suite USD273/hari.

"fried tofu with soy sauce and ginger"

Kuliner Burmese dipengaruhi beberapa negara yang menjadi batas wilayahnya, seperti India, Cina dan Thailand. Buat lidah saya pribadi, makanan khas Shan State terasa lebih 'volcano' dibandingkan makanan khas Burmese –tapi ini juga tetap terasa pedas bagi saya.
Snack [kudapan ringan atau camilan] asal Shan State sebelum makan ada beberapa macam. Seperti tahu goreng dicocol saus kecap asin dan jahe cincang plus acar batang sawi. Tahu gorengnya sendiri lain dari yang lain, karena saat digigit teksturnya mirip kembang tahu.
Lainnya ada juga udang atau ayam cincang dibungkus kulit pangsit dalam kaldu ayam atau digoreng kering –persis dim sum. Dan buat sarapan, ada monhinga, yaitu bihun rebus kuah ikan pedas bertabur daun ketumbar dan abon ikan.

"shan noodle"

Makanan utama Shan, biasanya disajikan bersama mie beras atau bihun dalam satu wadah [one dish meal]. Favorit saya Shan noodle with seafood. Komposisinya bihun, bola-bola ikan, crab stick, potongan ayam bentuk dadu, sayur mayur, irisan daun bawang serta kuah. Atasnya ditaburi tauco tumis cabe merah yang sangat menyengat lidah!

"a complete burmese lunch"

Beda lagi dengan makanan Burmese yang tampilannya begitu greasy, dengan pengaruh kuat dari India. Sepintas mirip aneka gulai, masing-masing terbuat dari bermacam bahan. Ada kambing dan jeroannya, ikan air tawar, isi perut ikan sampai udang windu. Semua lauk ini disantap dengan nasi, disertai lalap okra, rebung dan kacang panjang kukus serta daun selada mentah. Ditambah aneka sambal yang dicampur nga pi [trasi udang atau ikan].

"bamboo shoots and beef 'abon'"

Favorit saya adalah semacam ikan sungai bertekstur mirip daging lele yang disuwir-suwir pakai tangan lalu diaduk dengan bumbu dan sedikit minyak. Satu lagi, semacam abon daging kering yang diaduk bersama tumbukan cabe merah kering. Bikin mata berkaca-kaca, tapi mantap rasanya. Apalagi kalau paduannya tumis rebung campur ebi.

"volcano refreshment"

Selesai menyantap makanan, tuan rumah atau pelayan resto biasanya menyajikan sebuah mangkuk yang terbagi tiga bagian. Satu bagian diisi kacang tanah goreng berbumbu, satu lagi berisi ‘sambal’ daun teh ulek dicampur minyak pedas dan trasi, satu bagian lagi berisi bawang putih serta cabai rawit hijau. Semuanya berfungsi sebagai ‘penyegar’ mulut sesudah makan besar.

"trasi myanmar namanya nga pi"

Biar makin kenal kuliner Burmese, saya jalan-jalan ke pasar tradisional yang terletak dekat Ye Le Paya [mid-river pagoda] di Kyauktan.

Di bagian depan, berjajar toko-toko yang menjual longyi [sarung Burmese] model paso [untuk perempuan] dan model thamain [buat lelaki]. Juga buah pinang, karena kesukaan pria Myanmar adalah mengunyah betelnut. Lainnya lagi ada penjual bubuk kosmetik thanatka, terbuat dari kayu yang dijemur dan dihaluskan. Cara pakainya dicampur air dan dioleskan ke wajah, buat kecantik dan sunblock.

Di dalam pasarnya sendiri, berisi bahan pangan sehari-hari. Mulai ikan, ayam, udang segar, rebus atau kering, sayur-mayur sampai buah-buahan. Ditambah berbagai penyedap masakan Myanmar, seperti rempah-rempah, cabe kering, fermentasi kacang-kacangan [di antaranya tauco yang juga dikenal dalam kuliner Indonesia] sampai trasi udang dan ikan yang disebut nga pi.
Yang bikin tertawa, di ujung perjalanan dalam pasar, saya jumpa sesuatu sangat familiar bagi orang Indonesia, khususnya dikenal dalam masakan Minang di Sumatra dan Sunda di Jawa Barat. Bahan masakan satu ini tak lain dan tak bukan adalah da nyin thee [baca: danjin-ti]. Nama yang manis buat .... jengkol!

Photos

Strand hotel, Yangon, Myanmar.Strand hotel, Yangon, Myanmar.

Bar, Strand hotel, Yangon, Myanmar.Bar, Strand hotel, Yangon, Myanmar.

The Strand, YangonThe Strand, Yangon

Travelers also viewed

The Place

 

Questions and Answers

Dumbo4 profile photo

Q: War Graves "We need to visit the Taukkyan war cemetery North of Yangon. Can we get a bus or taxi from the city. I know it's about 20 miles...."

planxty profile photo

A: "Hello Dumbo, and welcome to VT, I hope you enjoy it here, it is a very good site for information. I am guessing you are visiting the war cemetery for a specific..."

Read 3 Replies »
postQuestion_button

Latest Rangoon hotel reviews

Eastern Hotel
6 Reviews & Opinions
Latest: Apr 23, 2012
Parkroyal Yangon
132 Reviews & Opinions
Latest: May 22, 2012
Three Seasons Hotel
11 Reviews & Opinions
Latest: Apr 18, 2012
Chatrium Hotel Yangon
89 Reviews & Opinions
Latest: May 20, 2012
The Kandawgyi Palace Hotel
127 Reviews & Opinions
Latest: May 20, 2012
Summit Parkview Hotel
95 Reviews & Opinions
Latest: May 20, 2012
YMCA Yangon
4 Reviews & Opinions
Latest: May 10, 2012
Sedona Hotel Yangon
49 Reviews & Opinions
Latest: May 1, 2012
Ocean Pearl Inn
39 Reviews & Opinions
Latest: May 20, 2012
The Central Floating Hotel Yangon
1 Review & Opinion
Myanmar Panda Hotel
31 Reviews & Opinions
Latest: Apr 15, 2012
Malikha Lodge
5 Reviews & Opinions
Latest: Apr 23, 2012
Asia Plaza
14 Reviews & Opinions
Latest: May 9, 2012
Panorama Hotel
27 Reviews & Opinions
Latest: May 13, 2012

 The Strand

We've found that other people looking for this hotel also know it by these names:

Strand Yangon Rangoon
Strand Hotel Yangon Rangoon

Address: 92 Strand Rd., Yangon (Rangoon), Myanmar

[Hide]

Check Rates and Availability (from our partners)